Rambut Rontok Usai Melahirkan

Senin, 13 Mei 2013 WIB |
1005 kali | Kategori: Kecantikan


Dok, rambut saya banyak yang rontok. Padahal saya tidak mengganti sampo. Saya juga selalu memotong rambut bila panjangnya sudah sepundak untuk meminimalisasi kerontokan. Empat bulan lalu saya melahirkan anak kedua. Apakah ada hubungan kerontokan dengan persalinan itu? Pada persalinan pertama dulu saya tidak mengalami kerontokan parah.

 

TITIN, SURABAYA

 

 

Ibu Titin yang baik, kerontokan rambut hebat itu ada bermacam-macam penyebab. Yang paling umum memang karena perubahan hormon mendadak dari masa kehamilan lalu melahirkan.

Perlu diketahui, siklus pertumbuhan ada tiga fase, yaitu; fase anagen, yakni fase terbentuknya rambut hingga ia tumbuh. Lalu fase katagen, merupakan masa istirahat rambut. Selanjutnya fase telogen, yakni masa kerontokan rambut untuk diganti dengan rambut baru. Dalam masa ini, kerontokan masih dianggap normal apabila jumlah rambut yang terlepas sekitar 50 helai per hari.

Perubahan hormon yang mendadak menyebabkan seseorang mengalami telogen effluvium, atau kerontokan tiba-tiba yang bukan pada saatnya. Namun Ibu Titin jangan khawatir, insya Allah kerontokan tersebut akan digantikan lagi dengan rambut baru dalam waktu 6-18 bulan setelah melahirkan.

Sebenarnya kerontokan itu, terutama setelah melahirkan, adalah hal yang alamiah. Namun jika jeda waktu tersebut terasa begitu lama, ada beberapa hal yang bisa Ibu lakukan untuk merangsang pertumbuhan rambut.

Pertama, karena faktor utama kerontokan rambut Ibu adalah faktor hormonal, maka berusahalah menjaga kondisi pikiran. Ingat, hormon itu berkaitan dengan otak. Sementara otak berkaitan dengan hati. Hati berkaitan dengan stres. Karena itu, hindari stres. Kedua, perhatikan asupan gizi, karena makanan Ibu juga terbagi untuk si kecil melalui ASI.

Selain dua hal di atas, sebaiknya gunakan jilbab dengan bahan yang dapat 'bernapas'. Langkah Ibu untuk memotong rambut yang sudah panjang juga baik. Sebab, semakin panjang rambut maka semakin memperberat beban akar rambut dan itu akan semakin memperbesar kemungkinan kerontokan.

Untuk mengatasinya, Ibu bisa menggunakan tonik, misalnya dari lidah buaya, atau serum yang aman, seperti dari bawang merah. Tapi tonik atau serum itu sekadar membantu. Kalau penyebabnya dari hormon, tidak bisa diapa-apakan selain menunggu hormonnya normal kembali. Bila sudah lewat dari 18 bulan kerontokan hebat masih terjadi, segeralah Ibu berkonsultasi ke dokter spesialis kulit untuk dapat diperiksa lebih lanjut.

 

 

 

 

 


Redaksi Ummi-Online.com.
Jl. Mede No 42 Utan Kayu Jakarta Timur. Email: majalah_ummi[at]yahoo.com
Kontak Kami | Info Berlangganan | Info Iklan | Daftar Agen | Facebook | Twitter