Bisnis Agen Beras

Rabu, 23 Januari 2013 WIB |
5101 kali | Kategori: Keuangan


Assalamu’alaikum

Saya ibu dua anak. Beberapa bulan terakhir, saya tidak bekerja lagi karena kontraknya telah selesai. Saat ini saya punya uang Rp 30 juta yang ingin saya jadikan modal usaha. Saya lihat di perumahan tempat saya tinggal belum ada agen beras. Karena itu saya tertarik untuk menjadi agen beras. Kira-kira, bagaimana cara memulai bisnis beras ini? Apakah modal Rp 30 juta ini memadai? Apa saja risiko dalam menjalani bisnis ini? Terima kasih atas penjelasannya.

Wassalamu’alaikum

 

Fitra, via SMS

 

Jawaban

Biasanya, istilah agen digunakan untuk pedagang yang lebih banyak menjual kembali kepada pedagang. Sedangkan toko lebih banyak menjual ke konsumen langsung. Maksud saya adalah, seberapa besar pasar Anda. Kalau yang Anda lihat di perumahan Anda belum ada agen beras, maka Anda juga perlu menghitung ada berapa toko beras di sana. Karena sebagai agen, konsumen utama Anda adalah toko beras, bukan konsumen langsung.

Setelah melihat berapa toko beras yang ada, coba selidiki di mana mereka beli beras selama ini, dan berapa harganya. Hal ini penting untuk menentukan apakah kita bisa menyediakan beras yang kompetitif atau tidak dengan pesaing kita.

Hal berikutnya yang harus Anda lakukan adalah mencari supplier yang jujur dan dapat dipercaya. Sebab, titik kritis dari bisnis ini adalah mengenai kualitas dan jenis beras. Apakah Anda bisa membedakan beras rojo lele, delanggu, pandan wangi, dan berbagai jenis beras lainnya? Karena yang kita perlukan adalah supply yang benar dari sisi kuantitas timbangannya dan kualitas berasnya yang tidak dicampur. Dan tentunya harganya juga harus kompetitif supaya bisa menjual kembali ke toko beras.

Mengenai risiko, tentunya risiko yang wajar adalah penumpukan barang karena perputaran yang kurang cepat. Hal ini bisa menyebabkan barang dagangan menjadi expired atau membusuk. Sedangkan besaran modal sangat tergantung sekali dari ukuran bisnisnya. Antara lain tergantung dari seberapa sering pengiriman dapat dilakukan, seberapa besar stok yang harus disimpan, dan mekanisme pembayarannya apakah bisa kredit atau harus cash.

 

 


Redaksi Ummi-Online.com.
Jl. Mede No 42 Utan Kayu Jakarta Timur. Email: majalah_ummi[at]yahoo.com
Kontak Kami | Info Berlangganan | Info Iklan | Daftar Agen | Facebook | Twitter