Obligasi Ritel Indonesia

11 Januari 2013 | Dibaca : 956 Kali | Rubrik : Keuangan
Sample Image

Pak Gozali, saya pernah membaca sedikit tentang ORI (Obligasi Ritel Indonesia). Bagaimana hukumnya jika kita membeli ORI, apakah termasuk riba?

Dian, via SMS

 

Jawaban

ORI adalah surat utang di mana negara berutang pada rakyatnya (pembeli ORI) dan negara memberikan kupon obligasi berbasis bunga sebagai keuntungan untuk pembeli ORI. Setiap pemegang ORI akan mendapatkan bunga setiap bulan. Dari sini saja sudah jelas bahwa ORI termasuk produk keuangan ribawi karena menggunakan bunga.

Sebagai alternatif, untuk investor syariah sudah disediakan produk keuangan sejenis bernama SUKRI alias Sukuk Ritel Syariah. Bedanya, SUKRI tidak memberikan bunga pada investor, tapi memberikan keuntungan dari transaksi dasarnya yaitu penyewaan aset negara. Karena transaksi dasarnya adalah sewa-menyewa, maka harga sewa sudah bisa dipastikan sejak awal. Sehingga investor bisa menikmati keuntungan yang sudah dipastikan nominalnya, tapi tetap halal.

Dengan memiliki SUKRI, kita seperti patungan untuk menyewa manfaat aset negara, lalu menyewakan kembali aset tersebut pada pemerintah dengan harga yang lebih tinggi. Keuntungannya lalu dibagikan kembali pada pemilik SUKRI sesuai dengan setoran modalnya masing-masing.

 

 

 

Artikel ini bermanfaat berbagi dengan sahabat Anda

Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (whatsapp)
Berlangganan WEB MAJALAH UMMI masukkan email Anda, lalu kllik Subscribe


Komentar Anda


Redaksi Ummi-Online.com
Jl. Mede No 42 Utan Kayu Jakarta Timur. Email: majalah_ummi[at]yahoo.com