Lotion Anti Nyamuk

Selasa, 08 Januari 2013 WIB |
2769 kali | Kategori: Kecantikan


Dokter Dewi, apa pengaruh lotion anti nyamuk bagi kulit (bayi, anak-anak dan dewasa)?

Uut, via SMS

 

Jawaban

Uut yang disayangi Allah, lotion anti nyamuk saat ini tersedia dalam berbagai merek dan kemasan, kandungan bahan kimianya pun bermacam-macam. Yang terbanyak dipakai sejak dulu sampai sekarang adalah dietiltoluamid (DEET) karena terbukti efektif. Dari berbagai penelitian DEET dikatakan relatif aman terutama untuk orang dewasa. Konsentrasi yang diizinkan 10%-13%.

Uji jangka panjang dilakukan pada para tentara yang bertugas berbulan-bulan di hutan. Tiap hari mereka mengoleskan lotion berisi DEET hampir ke seluruh tubuh untuk menghindari gigitan nyamuk penyebab malaria. Ternyata tidak ditemukan efek samping yang buruk.

Namun penelitian lain menemukan bahwa pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan keracunan saraf dan otak. Oleh karena itu walaupun orang dewasa, sebaiknya kita tetap berhati-hati memakainya, jangan dipakai terus menerus setiap hari dan jangan dibalurkan ke seluruh kulit badan.

Oleskan lotion anti nyamuk pada area kulit yang tidak tertutup pakaian saja. Lebih baik lagi kalau kita memakai kelambu ketika tidur dan pakai pakaian yang menutupi sebanyak mungkin bagian tubuh dengan warna terang/lembut (nyamuk menyukai warna gelap). Jangan pakai lotion berisi DEET pada kulit yang sedang luka atau gatal.

Hindari memakai krim atau lotion tolak serangga yang mengandung DEET pada anak berusia di bawah 6 tahun. Bahkan, kalau bisa, jangan digunakan pada anak sama sekali. Untuk anak, sebaiknya gunakan produk penolak serangga yang mengandung bahan alami, misalnya minyak sereh (citronella). Bisa dengan menggunakan minyak sereh asli atau produk yang mengandung minyak sereh, seperti sabun sereh atau lotion/spray. Bau sereh ternyata tidak disukai oleh nyamuk dan serangga.

Pengalaman saya dengan pasien yang menderita eksim akibat gigitan serangga (purigo), ternyata sabun sereh sangat berguna untuk mencegah gigitan nyamuk. Tapi syaratnya konsentrasi minyak serehnya harus cukup banyak.

Secara sederhana, sabun sereh dinilai bermutu baik kalau bau sereh tetap tercium, walaupun sabun sudah mengecil karena sering digunakan. Cara memakai sabun sereh; pada waktu mandi diamkan busa sabun pada kulit selama 2 menit, baru dibilas dengan air sampai bersih. Pemakaian dengan cara sama dapat diulang kalau anak akan bermain ke kebun yang banyak serangga, misalnya, terutama pada area kulit yang terbuka. Insya Allah cukup efektif. Penolak serangga berbahan minyak sereh ini juga baik digunakan oleh orang dewasa.

Sekarang ada juga produk lotion anti serangga untuk anak yang mengandung bahan kimia sintetis yang diklaim aman yaitu Ethyl Buthylacetylaminopropionate. Tapi pengalaman saya dengan pasien, produk itu masih kalah efektif dibandingkan dengan sabun sereh yang mutunya baik.

Efek samping lotion anti serangga secara umum, apa pun kandungan bahan kimianya, adalah reaksi iritasi, yaitu kulit menjadi kemerahan, perih sekali dan gatal yang akan sembuh kalau pemakaian dihentikan. Bisa juga muncul reaksi alergi berupa kemerahan, gatal hebat, kulit terkelupas, bahkan terus berlanjut walaupun lotion sudah tidak dipakai lagi. Biasanya reaksi ini terjadi pada orang yang berkulit sensitif atau penderita eksim. Bila timbul reaksi seperti ini dianjurkan segera berobat ke dokter.

Dalam memilih produk penolak serangga, kita memang harus amat berhati-hati. Baca kandungan bahan kimianya dengan seksama, terutama untuk anak. Nyatanya ada produk yang diiklankan sebagai lotion khusus untuk anak, tapi ternyata isinya DEET juga! Hanya saja produk ini diberi wangi buah-buahan. Produk yang seperti ini sebaiknya tidak dipakai untuk anak. Waspada selalu dalam memilih, ya.

 

 

 

 


Redaksi Ummi-Online.com.
Jl. Mede No 42 Utan Kayu Jakarta Timur. Email: majalah_ummi[at]yahoo.com
Kontak Kami | Info Berlangganan | Info Iklan | Daftar Agen | Facebook | Twitter