Kulit di Sela Paha Lecet dan Gatal

Jumat, 21 September 2012 WIB |
39367 kali | Kategori: Kecantikan


Assalamu’alaikum

Dokter Inong, daerah sela paha saya sering lecet dan gatal-gatal. Apa penyebabnya, ya? Lalu, apakah itu bisa dihilangkan dengan menggunakan baby oil dan krim obat gatal biasa? Terima kasih.

Wassalamu’alaikum

NUQ, VIA SMS

 

Untuk mengetahui pengobatannya, maka perlu kita ketahui dulu penyebab lecet dan gatalnya. Lecet pada daerah selangkangan atau sela paha bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Misalnya, karena alergi, yang biasanya terjadi pada orang-orang dengan kulit sensitif. Alergi di daerah itu bisa disebabkan oleh bahan celana dalam atau celana luar yang dipakai. Atau, bisa juga disebabkan karena deterjen, pewangi pakaian, dan mungkin juga dari pembalut atau pantyliner yang digunakan.

Lecet dan gatal di sela paha dapat juga disebabkan oleh iritasi. Iritasi ini bisa dialami semua orang. Bahan celana dalam yang kasar atau pembalut yang permukaannya kaku dan kasar, contohnya, dapat menimbulkan iritasi pada si pemakai. 

Penyebab lecet dan gatal lainnya adalah karena infeksi. Faktor pemicunya pun berbeda, ada yang karena jamur, bakteri, atau virus. Kasus yang paling umum adalah infeksi karena jamur, sebab biasanya daerah sela paha lembap sehingga memudahkan munculnya jamur.

Selain alergi, iritasi, dan infeksi, eksim juga bisa menyebabkan gatal di sela paha. Eksim adalah reaksi berlebihan terhadap suatu zat, yang pada orang lain tak menimbulkan apa-apa. Ini penyakit keturunan dan bisa muncul karena stres. Eksim sering terjadi di lipatan-lipatan kulit. Penyakit lainnya, seperti psoriasis (pergantian kulit yang terlalu cepat), juga biasa terjadi di daerah situ.

Nah, setelah tahu apa penyebabnya barulah bisa dilakukan pengobatan yang sesuai. Antara penyebab yang satu dengan lainnya, obatnya tidak bisa disamakan. Kalau penyebabnya eksim, tapi untuk mengatasi gatalnya kita memakai krim obat jamur, ya tidak sembuh.

Sebagai tindakan awal, boleh saja kita menggunakan baby oil atau pelembab yang tidak wangi dan tidak berwarna karena area sela paha ini merupakan daerah sensitif. Dapat juga memakai minyak kelapa buatan sendiri atau minyak zaitun untuk masak. Kalau belum sembuh juga, segera datang ke dokter spesialis kulit untuk diketahui dengan jelas penyebabnya dan kemudian pengobatan yang sesuai.

Untuk mencegah gatal karena alergi, lebih baik hindari penggunaan pewangi pakaian, baik saat mencuci atau menyeterika, serta pemakaian pembalut dan pantyliner yang wangi. Gunakan celana dalam dari bahan katun agar menyerap keringat, tak perlu yang berenda dan kasar.

Bila area sela paha menghitam, itu akibat radang yang tak kelihatan. Sebagai reaksi dari radang yang terjadi lama tersebut, kulit akan menebal dan menghitam sebagai bentuk pertahanan diri.

Untuk menghilangkan warna kehitaman, jangan sekali-kali menggosok kulit di sela paha, bahkan melulurnya. Sebab, semakin digosok akan semakin hitam.

Cara mengatasinya, kita bisa gunakan krim penyamar yang tentu saja harus aman. Jangan sampai kita memakai kirim yang mengandung hydroquinon. Langkah terbaik dan aman, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter spesialis kulit. 


Redaksi Ummi-Online.com.
Jl. Mede No 42 Utan Kayu Jakarta Timur. Email: majalah_ummi[at]yahoo.com
Kontak Kami | Info Berlangganan | Info Iklan | Daftar Agen | Facebook | Twitter