Kuku Rusak

Kamis, 31 Desember 2009 WIB |
35960 kali | Kategori: Kecantikan


Dokter, bagaimana cara mengatasi kuku jempol kaki saya yang selalu tumbuh rusak?

 

Umi, via sms

 

Jawaban

Umi yang baik, penyebab kuku jempol kaki rusak ada beberapa kemungkinan. Bisa karena penyakit eksim kulit yang mengenai kuku dan psoriasis, tapi yang paling sering disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita. Gejalanya kuku menjadi berwarna kekuningan, menebal dan rusak atau hancur. Jamur penyebab ini ada di mana-mana seperti di kamar mandi, kolam renang, atau di daerah lembab lainnya. Mengapa hanya satu jari saja yang terkena? Kemungkinan kuku jempol kaki Umi merupakan tempat terlemah di tubuh Umi sehingga area itulah yang bisa dirusak oleh jamur.

Cara mengatasinya, sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat untuk dipastikan apakah memang penyakit jamur kuku atau lainnya. Di bagian kulit rumah sakit umum dapat dilakukan pemeriksaan kerokan kuku dengan mikroskop untuk melihat adakah jamur penyebabnya. Kalau memang disebabkan jamur, dokter akan memberikan obat oles saja atau juga diberikan obat anti jamur yang diminum, tergantung tingkat keparahan penyakitnya. Kadang-kadang kuku perlu dicabut untuk memudahkan pengobatan. Insya Allah bisa sembuh total, tapi memang harus telaten karena pengobatan jamur kuku sampai sembuh memakan waktu 3 bulan sampai 6 bulan.

 

 

PERHATIAN

Saat ini di beberapa tempat ditemukan penjualan produk krim dan pembersih yang dikatakan dibuat atau direkomendasikan oleh dr Dewi Inong Irana, SpKK. Untuk itu, diberitahukan bahwa:

dr Dewi Inong Irana, SpKK hanya meresepkan obat kepada pasien setelah melakukan konsultasi dan pemeriksaan, di RSIA Restu, Kramat Jati, atau RSIA Permata Cibubur.

 

Maka, segala produk yang mengatasnamakan dr Dewi Inong Irana, SpKK dan dijual bebas adalah tidak benar dan kami tidak bertanggungjawab bila terjadi sesuatu hal.

 

 

Menghilangkan Varises

 

Assalamu'alaikum

Dokter Dewi, bagaimana menghilangkan varises? Apakah ada obat yang harus dikonsumsi untuk menghilangkannya?

Wassalamu'alaikum

 

Nurhalimah, via sms

 

Jawaban

Nurhalimah yang disayangi Allah, varises adalah pelebaran dan penambahan jumlah pembuluh darah balik (vena) yang berlebihan dan seperti sarang laba-laba. Umumnya terjadi pada area tungkai bawah, wajah (ukurannya kecil-kecil, disebut telangiektasis), tapi dapat juga pada seluruh tubuh.

Secara awam, varises diasosiasikan dengan benjolan berkelok-kelok berwarna kehijauan yang membayang di tungkai bawah. Untuk jenis ini penyebabnya antara lain keturunan, proses penuaan, pengaruh gravitasi (cairan terkumpul di bagian bawah tungkai karena banyak berdiri, misalnya), dan perubahan hormonal (karena kehamilan atau menopause). Letak varises pada tungkai ada yang di permukaan (terlihat dari permukaan kulit) dan ada yang dalam (tidak terlihat dari luar). Varises yang terletak di dalam bisa menimbulkan rasa pegal dan nyeri berkepanjangan pada tungkai. Juga banyak kasus eksim kulit yang parah sampai menimbulkan koreng besar dan sulit sembuh pada tungkai bawah karena varises jenis ini.

Pengobatan varises tungkai biasanya dilakukan karena alasan keindahan (kosmetika), terutama yang jenis permukaan. Sayang sekali belum ada obat yang diminum yang dapat menyembuhkan varises. Ada beberapa obat minum yang diiklankan bisa mengempiskan varises. Katanya obat ini dapat memperlancar peredaran darah. Secara logika itu sulit diterima karena dinding pembuluh darah varises sudah melar seperti balon yang telah ditiup dan mustahil kembali ke bentuk semula.

Jadi saat ini pengobatan terbaik untuk varises tungkai adalah dengan skleroterapi yaitu penyuntikan bahan kimia (larutan garam khusus konsentrasi tinggi) langsung ke dalam pembuluh darah varises. Pengobatan ini harus dilakukan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin yang mempunyai sertifikat pengobatan varises atau oleh dokter spesialis bedah pembuluh darah (bedah vaskuler). Tindakan ini tidak boleh dilakukan oleh sembarang dokter karena akibatnya bisa fatal kalau salah terapi, yaitu dapat menyebabkan pembusukan kaki dan kemungkinan amputasi.

Cara kerja skleroterapi yaitu cairan garam yang disuntikkan akan menyebabkan iritasi pada dinding dalam pembuluh darah sehingga menjadi rusak dan akhirnya diserap oleh tubuh. Injeksi ini akan terasa sedikit panas, nyeri dan terlihat memar kebiruan selama beberapa hari. Varises akan menghilang setelah 2 sampai 6 minggu kemudian. Kadang harus diulangi 2-3 kali suntikan lagi dalam jeda 6 mingguan untuk mendapatkan hasil varises yang benar-benar bersih.

Varises yang telah diobati dengan skleroterapi insya Allah tidak akan muncul lagi. Namun, varises baru tetap bisa timbul pada tempat lain. Skleroterapi relatif aman kalau dilakukan dengan benar. Tindakan ini tidak boleh dilakukan pada penderita yang sedang hamil, sakit gula (diabetes melitus), penyakit sumbatan pembuluh darah, hepatitis, dan AIDS. Tindakan ini boleh dilakukan pada ibu, 6 bulan setelah melahirkan.

Penting sekali upaya pencegahan supaya tidak muncul varises, baik bagi kita yang sehat maupun yang telah menjalani pengobatan. Caranya:

  • Selalu jaga berat badan, jangan sampai gemuk.

  • Setelah banyak beraktivitas dengan berdiri, sebaiknya di rumah kita berbaring terlentang dengan kaki diganjal 1 – 2 bantal selama sekitar 30 menit - 1 jam.

  • Bagi mereka yang mempunyai riwayat keturunan keluarga penderita varises dan bekerja dengan banyak berdiri, sebaiknya setiap hari memakai kaos kaki atau stocking khusus untuk penderita varises yang banyak dijual di apotek-apotek besar.

  • Begitu juga bagi mereka yang bekerja banyak duduk dan untuk lansia yang sudah banyak duduk saja, dianjurkan duduk selonjor sejajar bokong sesering mungkin. Berikan bangku khusus untuk meletakkan kaki agar bisa selonjor. Pekerja yang duduk terus, sebaiknya setiap 1–3 jam sekali berdiri dan berjalan di sekitar meja selama 5 menit untuk memperlancar peredaran darah. Di antara waktu itu, lakukan juga latihan berjinjit beberapa kali.

Artikel Lainnya


Redaksi Ummi-Online.com.
Jl. Mede No 42 Utan Kayu Jakarta Timur. Email: majalah_ummi[at]yahoo.com
Kontak Kami | Info Berlangganan | Info Iklan | Daftar Agen | Facebook | Twitter