Majalah Ummi Digital - Ummi: Identitas Wanita Islami

Selasa, 26 Januari 2010 - 11:50:33 WIB
Rike Roslinawati - Drg. Deden Edi. S, MM, Bersinergi Membangun Cita-cita
Edisi : No.7 Tahun XXI | Rubrik: Cover Story | Dibaca: 497 kali

Pemotretan Cover Ummi kali ini dilakukan di sela-sela menjalankan ibadah shaum Ramadhan lalu. Senang rasanya Ummi dapat menghadirkan pasangan pebisnis Rike Roslinawati dan Drg. Deden Edi. S, MM. Sayangnya, kedua buah hati mereka Riansya Fikri Primandika Akbar (14) dan Elika Permata Aira Putri (12) tidak turut serta dalam pemotretan karena Elika masih di pesantren tempatnya menimba ilmu. Walaupun begitu, pasangan harmonis ini tetap semangat untuk menampilkan yang terbaik untuk cover Ummi.

Usai pemotretan, Ummi berbincang sejenak dengan keduanya. Ramah dan enerjik, itulah kesan pertama melihat sosok Rike dan Deden. Usaha busana Muslim yang mereka rintis, kini makin berkembang. Keberhasilan ini tak lepas dari kreativitas Rike untuk menampilkan produk andalannya, Jilbab Permata, sebagai jilbab multikreasi. Terbukti pada tahun 2007, bekerjasama dengan Majalah Ummi, Rike berhasil membubuhkan namanya pada Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori mengkreasikan jilbab, dari satu jilbab dapat dikreasikan lebih dari 50 kreasi. Selanjutnya pada tahun 2008 kreasi tersebut telah dibukukan, dan termasuk buku best seller. Hingga mengantarkan diterbitkannya buku kedua pada 3 September 2009 lalu.

Kesuksesan ini tentu, tidak datang dalam sekejap. Dibutuhkan perjuangan untuk mendapatkannya. “Kurang lebih 6 tahun lalu saya mulai usaha pakaian Muslim, khususnya jilbab. Yah memang kami memulai usaha ini dari bawah. Lalu saya coba seriuskan. Kami kembangkan manajemen yang baik, dengan dibantu suami, alhamdulillah ada perkembangan,” terang Rike selaku Owner CV Permata Prima Sejahtera ini.

Yah, dukungan suami memang tak terpisahkan dari bisnis yang Rike jalani. “Mulai dari manajemennya, menyemangatinya, doanya, dananya juga iya. Hampir semualah dukungan itu, saya pun tidak bisa berjalan tanpa suami. Bersinergi, itu penting. Makanya kalau ada istri yang mau berbisnis yah tolonglah suami mendukung juga, ” tuturnya.

Deden pun mengakui bahwa ada sinergi antara suami dan istri ketika membangun cita-cita. “Misalnya ketika istri saya memulai, saya dukung, dia butuh apa. Memberi input tambahan untuk istri. Jadi ketika mulai padam, disemangati lagi. Selain itu harus mau ikut langsung. Saya saja, posisi saya saat itu sudah baiklah di kantor. Saya masih mau ngangkut-ngangkut karung kerudung. Saya ingin menunjukkan bahwa saya pun semangat. Ternyata kan dengan begitu saling dukung. Karir saya juga tumbuh. Usaha istri saya pun berkembang,” terang Direktur SDM dan Umum PT Indofarma ini.

Jadi memang penting, agar suami tetap mengawal apa yang dilakukan oleh istri. Terkadang banyak suami yang acuh tak acuh. Malah tidak mendengarkan atau tidak mau tahu kegiatan istri. Padahal potensinya sebagai ibu rumah tangga banyak sekali. Itu harus diberdayakan,” tambah Deden yang juga diamanahi Komisaris Utama PT IEM ini.

Di samping sinergi, kesungguhan pun melekat pada keberhasilan mereka. Karena memang segala usaha itu akan membuahkan hasil maksimal jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Menurut Rike kunci sukses dalam mengembangkan bisnis adalah tekad untuk memulai dan mempertahankan bisnis tersebut. “Sayangnya, ada banyak orang yang memiliki kemauan yang besar untuk bisnis, tapi tidak memulai. Kalau sudah dimulai pun harus siap dengan berbagai ketidaknyamanan yang akan timbul, baik itu berhadapan dengan konsumen, maupun untung dan ruginya. Semuanya harus dipersiapkan. Karena namanya bisnis dalam perjalanannya tidak selalu lancar,” tutup Rike menguraikan kiat suksesnya.

Rosita


Buat link artikel ini pada:

Artikel Sebelumnya
0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar :
 
 (Masukkan 6 kode diatas)