Bagaimana prospek perhiasan perak sebagai investasi atau tabungan? Apakah harga perak juga naik turun seperti emas?
Tri, via sms
Jawaban
Investasi pada perak hampir sama saja dengan investasi pada emas. Karena harga perak pergerakannya cenderung sama dengan harga emas. Harga emas naik, perak pun naik. Harga emas turun, perak pun turun. Bahkan bisa dibilang perbandingan harga emas dan perak sejak zaman dulu sampai sekarang cenderung tetap.
Hanya saja, perak bisa turun kualitasnya karena keausan. Sedangkan emas murni tidak mengalami keausan karena termasuk dalam logam mulia yang punya sifat sangat stabil. Tapi perak masih mungkin menjadi kusam atau berkurang kualitasnya dan harus dibersihkan kembali sehingga bisa mengurangi keuntungannya.
Menghutangkan Beras
Assalamu’alaikum
Pak Gozali, saya membelikan orang beras, misalnya 1 kwintal seharga Rp500 ribu. Tapi oleh orang tersebut dihutang selama 1 bulan dengan harga Rp600 ribu. Apakah praktik seperti ini dibolehkan?
Wassalamu’alaikum
Anik, via sms
Jawaban
Jual beli dengan cara kredit seperti itu tidak dilarang dan sah hukumnya. Harga tunai dan harga tangguh bisa saja dibedakan. Yang terpenting adalah ketika transaksi terjadi sudah disepakati harganya dan harganya bersifat tetap.
Contohnya, penjual memberi pilihan harga tunai adalah Rp500 ribu, bayar bulan depan harganya Rp600 ribu, atau bayar 2 bulan lagi harganya menjadi Rp700 ribu. Maka pada saat transaksi terjadi, penjual dan pembeli harus sudah sepakat mau mengambil pilihan pembayaran yang mana. Dan kalau sudah sepakat akan dibayar 1 bulan, maka harganya juga tidak boleh berubah menjadi Rp700 ribu karena telat membayar sampai 2 bulan. Perlu diperhatikan, perubahan harga atau nilai hutang di tengah jalan karena bertambahnya waktu adalah salah satu bentuk dari praktik riba yang disebut sebagai riba nasi’ah.
Yang tidak boleh dilakukan adalah menukar beras dengan beras lain yang kuantitas dan kualitasnya berbeda. Misalnya, beras Cianjur 5 kwintal ditukar dengan beras Pandan Wangi 3 kwintal. Karena beras termasuk dalam kategori barang ribawi sebagaimana emas, perak, gandum, kurma dan tepung.
Antara Membayar Hutang dan Berinvestasi
Pak Gozali, saya punya simpanan uang yang sebanding dengan hutang BTN saya. Mana yang sebaiknya saya lakukan; langsung melunasi hutang tersebut atau untuk berinvestasi? Saya punya rencana untuk membeli tanah. Atas penjelasan Bapak, saya ucapkan terima kasih.
Ani, via sms
Jawaban
Secara itung-itungan, sebetulnya bisa kita bandingkan berapa rupiah yang bisa kita hemat karena membayar hutang dipercepat, dan berapa rupiah yang bisa kita dapat dari keuntungan investasi membeli tanah. Kalau lebih besar keuntungan karena membayar hutang, tentunya lebih baik hutangnya langsung dilunasi. Begitu juga sebaliknya.
Tapi kalau investasinya hanya sementara, misalnya nantinya untuk biaya kuliah anak atau beli mobil, maka lebih baik diinvestasikan saja. Karena kalau uangnya dibayarkan untuk hutang yang sekarang, dan nanti harus berhutang lagi untuk kuliah atau beli kendaraan, jelas hutangnya akan lebih mahal.
Karena hutang dalam bentuk KPR – saya asumsikan hutang BTN ini dalam bentuk KPR – bisa digolongkan sebagai hutang yang baik mengingat nilai rumah tersebut biasanya akan terus naik dan jangka waktunya juga cukup panjang sehingga cicilannya bisa lebih murah. Dibandingkan dengan kredit kendaraan yang jangka waktunya pendek dan nilai kendaraan yang akan terus turun.
Kartu Kredit
Pak, ada yang menawari saya kartu kredit. Apa yang harus saya pertimbangkan sebelum memutuskan untuk mengambilnya atau tidak?
Aban, Batam
Jawaban
Pertimbangan pertama adalah apakah Anda merasa perlu untuk memilikinya atau tidak. Kalau selama ini bertransaksi dengan tunai atau kartu debet dan sama sekali tidak ada keperluan untuk kartu kredit, rasanya tidak perlu. Tidak usah merasa sayang untuk menolak penawaran kartu kredit, karena mereka memang gencar sekali. Bila sewaktu-waktu diperlukan kita pun bisa apply untuk mendapatkan kartu kredit ini dengan mudah.
Yang memerlukan kartu kredit adalah mereka yang merasa tidak nyaman untuk belanja tunai atau debet, tapi bisa menjaga diri untuk tidak mencicil, melainkan membayar tunai setiap kali tagihan datang. Kalau sering bepergian ke luar negeri, sebaiknya juga memiliki kartu kredit karena terkadang merchant di sana lebih percaya pada kartu kredit dan mungkin tidak menerima kartu debet. Atau kalau sering menalangi kepentingan perusahaan seperti menjamu tamu, membeli keperluan kantor dan lainnya. Bisa menggunakan kartu kredit dan bisa langsung di-reimburse ke perusahaan.
Dokter, bagaimana cara mengatasi kuku jempol kaki saya yang selalu tumbuh ...
oleh Ahmad Kusyairi Suhail
"..Dan pergaulilah istri-istri dengan baik ...
Hadits Arba’in Nomor 26, Bagian Kedua
Di antara kandungan ...
Dulu tak banyak orang yang tahu apa manfaat dari mengonsumsi serat. Tetapi kini, serat menjadi ...
Dengan segala kelebihannya dibanding anak-anak lain – seperti memiliki ...
Bu, seorang teman saya yang seorang janda telah menikah lagi dengan seorang duda. ...





Pengunjung hari ini : 91
Total pengunjung : 15185
Hits hari ini : 248
Total Hits : 54511
Pengunjung Online: 1Copyright Ummi-Online.com - 1 Januari 2010 / 14 Muharam 1431 H - All rights reserved