Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Parenting
  4. /
  5. 6 Cara Mencegah Anak Jadi Korban Pedofilia

   Rubrik : Parenting

6 Cara Mencegah Anak Jadi Korban Pedofilia

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 4607 Kali

6 Cara Mencegah Anak Jadi Korban Pedofilia
6 Cara Mencegah Anak Jadi Korban Pedofilia

Sahabat Ummi, pedofilia yang sering melakukan pelecehan seksual pada anak-anak, maupun mengajarkan anak-anak untuk berbuat melampaui batas karena kepolosan mereka, tidak bisa kita abaikan begitu saja. Bisa jadi kaum pedofil ini ada di sekitar kita, oleh karena itu kita perlu melakukan 6 hal ini untuk mencegah anak-anak kita menjadi korban pedofilia:

1. Ajarkan pada anak bagian tubuh mana yang boleh disentuh dan mana yang tidak. Itu pun tidak pada sembarang orang.
Jelaskan bahwa bagian tubuh yang ditutupi pakaian dalam adalah area yang paling tidak boleh disentuh oleh orang lain. Bahkan ketika ada yang mencium pipi mereka atau mencium tangan mereka pun, mereka berhak menolak ketika merasa tidak aman/ tidak nyaman.

Bahkan sekalipun oleh ayahnya sendiri, ketika anak merasa tidak nyaman dengan ciuman atau sentuhan yang diberikan, maka hargailah pendapat anak, dan jangan memaksakan diri untuk melakukannya sementara anak tidak suka. Ini adalah pelajaran pertama dari orangtua bahwa anak memiliki privasinya sendiri yang harus dihargai.

2. Latih mereka untuk menghadapi bahaya di tempat umum, misalnya tidak sekadar memanggil "Ummiiii, Abiii..." tapi ucapkanlah yang lebih umum seperti "Toloooooong!" Agar orang di sekelilingnya lebih waspada ketika anak kita dibawa oleh orang asing.

3. Ketika anak bercerita tentang pengalamannya yang menjurus pada hal-hal berbau seksual, jangan merespon berlebihan, biarkan ia cerita sampai selesai. Misalkan ia diperlakukan aneh oleh gurunya, dipegang-pegang oleh temannya, biarkan ia bercerita hingga tuntas dan merasa yakin bahwa orangtua akan mendengarkannya.
Jika kita sebagai orangtua langsung bereaksi berlebihan, anak akan merasa tidak nyaman memberitahu lebih lanjut, dan ia akan merasa lebih baik diam saja daripada Umi/Abi marah. Biasanya 90% yang anak katakan tentang pelecehan seksual yang dialaminya adalah kejujuran, jadi... pastikan orangtua lebih peduli pada kata-kata yang diucapkan anak.

4. Pastikan anak mengetahui nama sebutan yang benar untuk alat reproduksi dan organ seksualnya

Jangan sebut susu, tapi perkenalkan nama payudara (katakan bahwa kata ini tidak boleh sembarangan disebutkan di depan umum). Lalu organ reproduksi lainnya seperti vagina, penis (bukan burung), dan ajarkan juga bahwa alat reproduksinya tidak boleh diperlihatkan di depan umum/ depan orang lain, ia harus menjaga dan menutupnya karena Islam mengajarkan demikian.

5. Hindari anak-anak sendirian dengan orang dewasa lain tanpa pendampingan orangtua

Sekalipun dengan om atau tetangga sendiri, pastikan orangtua mengawasi apa yang terjadi pada anak ketika bersama orang lain. Seringkali anak menjadi korban dari kerabat dekat atau orang yang telah dikenalnya. Jangan anggap remeh!

6. Pastikan anak mengetahui orangtuanya saling menyayangi dan juga menyayangi dirinya

Situasi keluarga yang rentan konflik membuat anak menjadi incaran para pedofil, anak yang murung dan memiliki latar belakang orangtua suka ribut atau tampak tidak mempedulikan mereka, akan mudah dideteksi oleh para pedofil.

Sahabat Ummi, semoga Allah melindungi diri dan keluarga kita dari kejahatan makhluk, salah satunya adalah kaum pedofilia.

Foto ilustrasi: google

Yuk, jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan Dapat Majalah Ummi (free ongkir)
Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny
Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#No.HP#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});